Langsung ke konten utama

tangisan hati

Tak dapat kupungkiri
Semua itu tlah terjadi
  Rasa pahit ini mengiris hati
  Sehingga membuat ku tak dapat bertahan
Hatiku seperti sebuah cangkang telur yang terjatuh
Yang tak sepenuhnya dapat utuh
  Semua bahagiaku tercerai berai
  Membuatku bingung tiada tara
Oh Ayah...
Mengapa kau membuang Ibuku?
  Ku butuhkan kasih sayangnya
  Tapi kau menghancurkan segalanya
Seakan kau dapat menggantikan posisinya didalam hidupku
  Ingin rasanya merelakannya pergi
  Tetapi, rasa sepi kian menghantui
Hanya sepi yang kutemui
Ingin ku bunuh sepi ini
  Maafmu takkan membuatnya kembali

Komentar

  1. hmmmm... kenapa comment sebellumnya ga masuk ya :D

    bagus..
    menurutku puisi dibawah bisa jadi puisi baru, karena kata-katanya kurang bersambungan.
    Dan aku masih belum ngeh "maafmu takkan membuatnya kembali" buat siapa :)

    BalasHapus
  2. huekekek ..
    iya juga sih..
    berkali2 ayahnya meminta maaf .tapi maafnya itu gak bisa si ibu hidup lagi :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

A Memories about -Desa Sibalaya Utara-

"Yuk kita bagi Tugas. Kalian pada mau ber-Tugas dimana?" tanya Pak Ari. "Saya mau di Sibalaya aja Pak!"  -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Team Trauma Healing Dari 15 Orang yang tergabung dalam Team ini, 8 orang (termasuk saya) bertugas di  Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.  Entah mengapa saat ditanya ingin pergi ke Daerah mana, saya langsung memilih Sibalaya. Dengar nama Desanya saja belum, apalagi datang langsung? hmm. Singkat cerita, Desa Sibalaya Utara ini merupakan salah satu Desa di Kabupaten Sigi yang terkena dampak dari Bencana Alam yang terjadi di Sulawesi Tengah pada tanggal 28 September 2018 lalu. Gempa bumi, Likuifaksi, Tanah Longsor, dan Tanah Bergeser. Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, Sulawesi Utara. Rumah - rumah Warga, Fasilitas umum, tempat ibadah hingga salah satu SD...

Yang muda menjadi roda

Hai kawan – kawan. Kita adalah Generasi Muda penerus bangsa. Kalian tau? Banyak sekali generasi tua yang menaruh harap kepada kita untuk meneruskan perjuangannya. Salah satu nya Bapak HattaRajasa dalam membangun perekonomian di Indonesia.  Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk membantu bapak HattaRajasa dalam membangun   Perekonomian Bangsa. Dimulai dari hal kecil seperti tidak memiliki keseharian yang boros atau pun sering menghambur-hamburkan uang untuk berfoya – foya.   Pernah kah kalian berfikir bahwa uang yang seharusnya kalian tidak hambur – hamburkan dapat bermanfaat bagi orang lain kelak? Dengan membudidayakan hidup hemat kita dapat membantu Perekonomian kita agar jauh dari krisismoneter, karena kita masih memiliki tabungan yang nantinya akan membantu kita kelak nanti. Mencintai dan memakai produk dalam negri pun kita juga sudah membantu pemerintah dalam pembangunan perkonomian Indonesia. Di Indonesia, pemakaian p...

kehangatan malam terakhir

didalam dinginnya ranu kumbolo . kami dapat membuat suatu kehangatan ditengah - tengah keramaian angin yang berhembus.. suasana dingin sekejap menjadi hangat.. rasa kantuk menjadi hilang.. suasana yang tak pernah kudapatkan di kota membuat diriku tak ingin tertingal suasana itu .. tawa ,canda menyelimuti kami didalam kedinginan yang sekejap membuat kami menjadi hangat .. #malam terakhir kami di ranu kumbolo ..