Langsung ke konten utama

Tegar? Menangis? Sah sah saja.


Tentu, sering kali anda mengucapkan kata – kata “TEGAR” saat memberikan wejangan kepada teman atau siapapun anda yang sedang dilanda rasa sedih, gundah gulana. Menjadi pribadi yang “TEGAR” memang tak semudah apa yang kalian ucapkan. Tegar adalah mampu bersikap bijak dan kuat ketika kita tertimpa ataupun menyikapi suatu masalah dan tanpa “meneteskan air mata.” 

Tetapi, menangis itu manusiawi! Setiap manusia diciptakan memiliki karakter dan perasaan yang berbeda – beda. Orang yang dapat bersikap TEGAR pun kadang kala mendapatkan masa dimana dia dtidak dapat bersikap tegar dan harus dengan sangat amat terpaksa meneteskan air mata nya demi suatu masalah. 

Tak selalu kita harus berkata TEGAR saat tertimpa suatu masalah. Tetapi kita juga harus meluangkan waktu untuk MENANGIS. Karena dengan menangispun, terkadang hati kita menjadi sedikit lebih tenang dan lebih dapat memberikan kepada otak kita untuk berfikir bagaimana cara kita agar dapat menyelesaikan masalah dan harus bersikap bagaimana untuk menyikapinya.

Toh tak selalu kita harus memberikan wejangan untuk selalu bersikap “TEGAR”. Dan jangan menjudge orang menangis adalah “PENGECUT”. Semua itu sah sah saja. Karena tipe masing – masing dari kita berbeda saat menyelesaikan suatu masalah. Namun apapun yang kita lakukan, dan bagaimanapun cara kita melakukannya untuk menyelesaikan  atau menyikapi suatu masalah semua itu mempunyai tujuan yang sama. Yaitu berusaha bangkit dan menjadikan masalah itu sebagai pelajaran agar kita lebih baik kedepannya. ;)

-Gembulini-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

A Memories about -Desa Sibalaya Utara-

"Yuk kita bagi Tugas. Kalian pada mau ber-Tugas dimana?" tanya Pak Ari. "Saya mau di Sibalaya aja Pak!"  -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Team Trauma Healing Dari 15 Orang yang tergabung dalam Team ini, 8 orang (termasuk saya) bertugas di  Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.  Entah mengapa saat ditanya ingin pergi ke Daerah mana, saya langsung memilih Sibalaya. Dengar nama Desanya saja belum, apalagi datang langsung? hmm. Singkat cerita, Desa Sibalaya Utara ini merupakan salah satu Desa di Kabupaten Sigi yang terkena dampak dari Bencana Alam yang terjadi di Sulawesi Tengah pada tanggal 28 September 2018 lalu. Gempa bumi, Likuifaksi, Tanah Longsor, dan Tanah Bergeser. Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, Sulawesi Utara. Rumah - rumah Warga, Fasilitas umum, tempat ibadah hingga salah satu SD...

Yang muda menjadi roda

Hai kawan – kawan. Kita adalah Generasi Muda penerus bangsa. Kalian tau? Banyak sekali generasi tua yang menaruh harap kepada kita untuk meneruskan perjuangannya. Salah satu nya Bapak HattaRajasa dalam membangun perekonomian di Indonesia.  Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk membantu bapak HattaRajasa dalam membangun   Perekonomian Bangsa. Dimulai dari hal kecil seperti tidak memiliki keseharian yang boros atau pun sering menghambur-hamburkan uang untuk berfoya – foya.   Pernah kah kalian berfikir bahwa uang yang seharusnya kalian tidak hambur – hamburkan dapat bermanfaat bagi orang lain kelak? Dengan membudidayakan hidup hemat kita dapat membantu Perekonomian kita agar jauh dari krisismoneter, karena kita masih memiliki tabungan yang nantinya akan membantu kita kelak nanti. Mencintai dan memakai produk dalam negri pun kita juga sudah membantu pemerintah dalam pembangunan perkonomian Indonesia. Di Indonesia, pemakaian p...

kehangatan malam terakhir

didalam dinginnya ranu kumbolo . kami dapat membuat suatu kehangatan ditengah - tengah keramaian angin yang berhembus.. suasana dingin sekejap menjadi hangat.. rasa kantuk menjadi hilang.. suasana yang tak pernah kudapatkan di kota membuat diriku tak ingin tertingal suasana itu .. tawa ,canda menyelimuti kami didalam kedinginan yang sekejap membuat kami menjadi hangat .. #malam terakhir kami di ranu kumbolo ..