Langsung ke konten utama

Masa Depan. Just prepare.



Masa depan sudah di ambang mata. Jika 11 tahun yang lalu yang ada di pikiran kita hanyalah bermain, bermain dan bermain. Masih di olok – olok oleh ayah dan ibu, masih dimanja – manja oleh mereka. Tapi sekarang? 

KE LULUSAN di jenjang SMA adalah gerbang. Gerbang yang menghantarkan kita menuju dunia lain. Lain dari 1 sampai 11 tahun yang lalu. Di tahun ini, kita tidak seharusnya lagi dapat diolok – olok, dimanja – manja oleh orangtua. Jika dulu kita masih dijaga oleh orang tua kita, namun sekarang kita yang harus dapat menjaga masa tuanya ayah dan ibu kita. Harus dapat membiayai hidup diri sendiri dan orangtua. 

Masa – masa kita adalah masa transisi. Dimana yang sifatnya masih seperti anak kecil seperti saya dapat berubah secara perlahan agar sifat dan pemikiran saya menjadi lebih dewasa.
Hidup itu harus ada timbalbalik. Memang orangtua tidak menyuruh kita untuk mengganti semua biaya hidup yang telah mereka keluarkan untuk kita. Kalau mau dihitung sih saya rasa jika kita kerja selama 2tahun di kantoran pun tidak akan cukup. Apalagi pengorbanan orangtua tidak hanya pengorbanan materi, namun seluruh jiwa dan raga nya mereka kerahkan hanya untuk menjaga kita, mendidik kita hingga kita dewasa dan menjadi pribadi yang matang.

 Timbalbalik yang di maksud adalah dengan kalian menjadi orang sukses yang dapat bermanfaat bagi oranglain. Jika kita sukses, maka bukan hanya kebahagiaan materi saja yang dapat kita berikan untuk ayah dan ibu kita. Tapi kebahagiaan batin pun dapat kita berikan sepenuhnya untuk orang tua kita. Lain halnya jika kita hanya menjadi pribadi yang berkegantungan dengan orang lain. Nauzubillahminzalik.
Jadilah sebaik-baiknya manusia dihadapan Allah swt dan dihadapan manusia itu sendiri.

Persiapkan plan kegiatan kita untuk mempersiapkan masadepan yang matang. Jika tidak dipersiapkan darisekarang, nanti yang ada kita menjadi tidak tau mau kemana arah kita, mau melangkah kemana kita? Dan kita hanya menjadi korban sasaran ketidak berhasilan seseorang dengan diajak masuk kedunia yang hitam dan kelam. Duh duh jangan sampai deh…..
Olehkarena itu harus siap! Siap menghadapikehidupan dunia yang sebenarnya.
Dunia itu panggung sandiwara. Jika dulu kita hanya sebagai pemeran pelengkap, tapi sekarang kita sudah menjadi pemeran utama. Yang siap menggantikan pemeran utama yang lama agar sandiwara ini semakin baik dipandang mata.

-          Salam Hangat     -


                                                                                                                                                                Gembulini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

A Memories about -Desa Sibalaya Utara-

"Yuk kita bagi Tugas. Kalian pada mau ber-Tugas dimana?" tanya Pak Ari. "Saya mau di Sibalaya aja Pak!"  -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Team Trauma Healing Dari 15 Orang yang tergabung dalam Team ini, 8 orang (termasuk saya) bertugas di  Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.  Entah mengapa saat ditanya ingin pergi ke Daerah mana, saya langsung memilih Sibalaya. Dengar nama Desanya saja belum, apalagi datang langsung? hmm. Singkat cerita, Desa Sibalaya Utara ini merupakan salah satu Desa di Kabupaten Sigi yang terkena dampak dari Bencana Alam yang terjadi di Sulawesi Tengah pada tanggal 28 September 2018 lalu. Gempa bumi, Likuifaksi, Tanah Longsor, dan Tanah Bergeser. Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, Sulawesi Utara. Rumah - rumah Warga, Fasilitas umum, tempat ibadah hingga salah satu SD...

Yang muda menjadi roda

Hai kawan – kawan. Kita adalah Generasi Muda penerus bangsa. Kalian tau? Banyak sekali generasi tua yang menaruh harap kepada kita untuk meneruskan perjuangannya. Salah satu nya Bapak HattaRajasa dalam membangun perekonomian di Indonesia.  Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk membantu bapak HattaRajasa dalam membangun   Perekonomian Bangsa. Dimulai dari hal kecil seperti tidak memiliki keseharian yang boros atau pun sering menghambur-hamburkan uang untuk berfoya – foya.   Pernah kah kalian berfikir bahwa uang yang seharusnya kalian tidak hambur – hamburkan dapat bermanfaat bagi orang lain kelak? Dengan membudidayakan hidup hemat kita dapat membantu Perekonomian kita agar jauh dari krisismoneter, karena kita masih memiliki tabungan yang nantinya akan membantu kita kelak nanti. Mencintai dan memakai produk dalam negri pun kita juga sudah membantu pemerintah dalam pembangunan perkonomian Indonesia. Di Indonesia, pemakaian p...

kehangatan malam terakhir

didalam dinginnya ranu kumbolo . kami dapat membuat suatu kehangatan ditengah - tengah keramaian angin yang berhembus.. suasana dingin sekejap menjadi hangat.. rasa kantuk menjadi hilang.. suasana yang tak pernah kudapatkan di kota membuat diriku tak ingin tertingal suasana itu .. tawa ,canda menyelimuti kami didalam kedinginan yang sekejap membuat kami menjadi hangat .. #malam terakhir kami di ranu kumbolo ..