Mendapat panggilan Interview untuk seorang Jobseeker seperti gue, tentu mrpaka suatu berita yang membahagiakan. Tapi............... sebagai salah satu orang yang memiliki sedikit pengalaman dalam mencari pekerjaan, kita jangan terlalu Merasakan Bahagia yang Berlebih (tapi harus tetap bersyukur lho yaaa..).
Kenapa sih gue menyimpulkan nya seperti itu?
Guys, kita belum tahu perusahaan apa yang akan meng-Interview kita nantinya. Oke kita bisa searching dan cari tahu dengan bantuan Mbah Google. Kita bisa cari tahu tentang Perusahaan tersebut bergerak di bidang apa, lokasinya dimana, dapat diakses dengan moda transportasi apa saja, "kemungkinan" lokasi penempatan kerja kita dimana, dll yang berhubungan dengan Perusahaan tersebut.
Tapi, kalian percaya gak sih kalau gue pernah punya pengalaman "Hampir di Tipu oleh Perusahaan yang akan meng-Interview gue?"
Padahal gue udah cek Nama Perusahaannya di Google, dan terpampang jelas alamat, jenis bidang Perusahaan, moda transportasi untuk menuju kesana, dll.
Setelah mendapat email Konfirmasi untuk Interview atas nama Ibu VERONICA ,saya langsung membalas bahwa saya bersedia untuk menghadiri Interview tersebut. Saya berangkat menggunakan moda transportasi Ojek Online pada saat itu, belum juga saya menapakan kaki untuk turun, tiba - tiba ada seorang bapak satpam yang langsung menyambut saya dengan begitu antusias, (bak Kucing yang tahu akan diberi Ikan), "Mau Interview kan Ya Mbak? Sini mari saya antar....." kata Bapak Itu.
Terbesit dalam benak gue bahwa ini pasti ada yang gak beres nih!
Ya, ok gue langsung naik ke Lantai 2 sebuah Gedung Tua yang berada Tepat di tengah - tengah antara Gedung Panin Bank dan Panorama World daerah Petojo.
Di Lantai 2 merupakan semacam Ruang Tunggu bagi para Jobseeker yang akan melakukan Interview, karena disana juga ada seorang laki - laki dengan Meja bertuliskan "Resepsionis". Itu sih gak asing buat gue, karena memang setiap gedung pasti memiliki seorang Penerima Tamu.
Tapi yang bikin gue aneh adalah ketika tertempel banyak sekali Announcement bahwa "Dilarang menggunakan Telepon Seluler di Area ini", kalau ada yang ketahuan menggunakan Telepon Seluler, 2 Laki - laki tambahan yang bertugas sebagai Satpam di Lantai 2 tersebut langsung menegur yang bersangkutan. hiii... Saat itu, seketika langsung muncul suatu dugaan bahwa ini merupakan Perusahaan Bodong yang meminta Uang kepada Calon Karyawan.
Selang beberapa menit, nama gue langsung dipanggil. Di suruh lah gue untuk naik ke Lantai 3 dan bertemu dengan Ibu Veronica. Kecurigaan gue agak memudar karena memang Ibu Veronica selaku Interviewer sangatlah meyakinkan. Yakin deh!
Namun selama Proses Interview berjalan, menurut gue, beliau menggunakan Bahasa yang berbelit-belit, dengan topik pembicaraan yang muter - muter itu - itu saja. Kecurigaan gue muncul lagi.
Dan yak! Kecurigaan gue benar terjadi. Diujung pembicaraan, intinya Perusahaan membutuhkan Uang Jaminan sebesar 600ribu yang dibebankan kepada Karyawan dan akan dikembalikan 3bulan kemudian setelah selesai masa percobaan.
Huft.
Lagi - lagi di tipu. Zonk betul oy! Gue udah tahu bahwa ini merupakan salah satu modus penipuan mengatas namakan "Penerimaan Karyawan di Perusahaan". Logikanya, kita kesini kan mau cari Uang, masa belum kerja udah di mintain uang? Iya gak sih?!
Ibu Veronica itu betul - betul maksa gue untuk membayar berapapun sebagai DP (Down Payment) dari perjanjian kerja. Saat itu, gue betul - betul takut, akhirnya gue kasih aja uang 10ribu. Padahal uang itu Ongkos gue untuk pulang. HAHA.
Tapi daripada kenapa - kenapa, yaudah lah ya. Keluar dari sana gue langsung Kabuuuurrrrrr!
-----------------------------------------------
Pengalaman gue yang lainnya. Hari ini 1 April 2019 gue dipanggil Interview di salah satu Perusahaan Instalasi Gas Medis yang Lokasi Kantor nya berada di Wilayah Ruko Cempaka Mas D1. Profile perusahaan sih jelas, bahkan terpampang banyak Feedback Positif dari Customer mengenai Pelayanan mereka. Okelah ya gue coba datang dengan menggunakan Moda Transportasi TransJakarta. Interview mulai pukul 8.55 WIB, dan gue sampai disana pukul 8.46 WIB.
Sesampainya disana gue langsung disambut oleh Karyawan Perusahaan tersebut dan disuruh naik ke Meeting Room. Pas gue buka pintunya, jengjeng! 16orang Jobseeker sudah datang terlebih dahulu daripada gue. "Ini mau Interview apa mau ngajak Demo ya?!" ,sontak gue langsung berfikir bahwa ini ada yang gak beres!!
Dipikir - pikir, kalau dari Profile Perusahaannya, gak ada masalah. hmm... Pasti ini dari Sistem Internal dan Perekrutannya nih!
Dan ternyata benar saja, Pihak memberi tahu kepada kami bahwa salah satu persyaratan menjadi Karyawan di Perusahaan tersebut adalah "Ijazah terakhir harus di Tahan!". Dalam artian apabila kita Resign dari Perusahaan tersebut dalam waktu yang tidak sesuai dengan kesepakatan Kontrak Kerja maka Ijazah kita tidak akan bisa kembali. Ya minimal harus memberikan Pinalti sebesar 50juta apabila Ijazah ingin kembali,
Yuhuuu~ Zonk lagi...............
Thats Why ya coy, kenapa gue bilang Jangan terlalu berbahagia apabila dapat Undangan Interview. Supaya meminimalisir kekecewaan aja karna gak sesuai dengan Ekspektasi kita.
Meskipun saat gue nulis Artikel ini, gue juga belum dapat Kerja, tapi inget aja bahwa Rezeki sudah diatur oleh Allah. Nah kerikil gini nih yang bikin Hidup kita jadi lebih seru karna berasa banget kan berjuangnya untuk mendapatkan suatu pekerjaan yang baik buat kita? :D
Semangat ya Guyzzz yang masih mencari kerja. Bagi yang sudah bekerja, jangan sampai kalian bekerja di Perusahaan seperti diatas ya Guyzzz. Ingat, itu Dosa. hehehehehhehehehhehee....
Dah dulu ya Guyzz. Semoga bermanfaat.^^
-Salam, mbuLanglang-
Kenapa sih gue menyimpulkan nya seperti itu?
Guys, kita belum tahu perusahaan apa yang akan meng-Interview kita nantinya. Oke kita bisa searching dan cari tahu dengan bantuan Mbah Google. Kita bisa cari tahu tentang Perusahaan tersebut bergerak di bidang apa, lokasinya dimana, dapat diakses dengan moda transportasi apa saja, "kemungkinan" lokasi penempatan kerja kita dimana, dll yang berhubungan dengan Perusahaan tersebut.
Tapi, kalian percaya gak sih kalau gue pernah punya pengalaman "Hampir di Tipu oleh Perusahaan yang akan meng-Interview gue?"
Padahal gue udah cek Nama Perusahaannya di Google, dan terpampang jelas alamat, jenis bidang Perusahaan, moda transportasi untuk menuju kesana, dll.
Setelah mendapat email Konfirmasi untuk Interview atas nama Ibu VERONICA ,saya langsung membalas bahwa saya bersedia untuk menghadiri Interview tersebut. Saya berangkat menggunakan moda transportasi Ojek Online pada saat itu, belum juga saya menapakan kaki untuk turun, tiba - tiba ada seorang bapak satpam yang langsung menyambut saya dengan begitu antusias, (bak Kucing yang tahu akan diberi Ikan), "Mau Interview kan Ya Mbak? Sini mari saya antar....." kata Bapak Itu.
Terbesit dalam benak gue bahwa ini pasti ada yang gak beres nih!
Ya, ok gue langsung naik ke Lantai 2 sebuah Gedung Tua yang berada Tepat di tengah - tengah antara Gedung Panin Bank dan Panorama World daerah Petojo.
Di Lantai 2 merupakan semacam Ruang Tunggu bagi para Jobseeker yang akan melakukan Interview, karena disana juga ada seorang laki - laki dengan Meja bertuliskan "Resepsionis". Itu sih gak asing buat gue, karena memang setiap gedung pasti memiliki seorang Penerima Tamu.
Tapi yang bikin gue aneh adalah ketika tertempel banyak sekali Announcement bahwa "Dilarang menggunakan Telepon Seluler di Area ini", kalau ada yang ketahuan menggunakan Telepon Seluler, 2 Laki - laki tambahan yang bertugas sebagai Satpam di Lantai 2 tersebut langsung menegur yang bersangkutan. hiii... Saat itu, seketika langsung muncul suatu dugaan bahwa ini merupakan Perusahaan Bodong yang meminta Uang kepada Calon Karyawan.
Selang beberapa menit, nama gue langsung dipanggil. Di suruh lah gue untuk naik ke Lantai 3 dan bertemu dengan Ibu Veronica. Kecurigaan gue agak memudar karena memang Ibu Veronica selaku Interviewer sangatlah meyakinkan. Yakin deh!
Namun selama Proses Interview berjalan, menurut gue, beliau menggunakan Bahasa yang berbelit-belit, dengan topik pembicaraan yang muter - muter itu - itu saja. Kecurigaan gue muncul lagi.
Dan yak! Kecurigaan gue benar terjadi. Diujung pembicaraan, intinya Perusahaan membutuhkan Uang Jaminan sebesar 600ribu yang dibebankan kepada Karyawan dan akan dikembalikan 3bulan kemudian setelah selesai masa percobaan.
Huft.
Lagi - lagi di tipu. Zonk betul oy! Gue udah tahu bahwa ini merupakan salah satu modus penipuan mengatas namakan "Penerimaan Karyawan di Perusahaan". Logikanya, kita kesini kan mau cari Uang, masa belum kerja udah di mintain uang? Iya gak sih?!
Ibu Veronica itu betul - betul maksa gue untuk membayar berapapun sebagai DP (Down Payment) dari perjanjian kerja. Saat itu, gue betul - betul takut, akhirnya gue kasih aja uang 10ribu. Padahal uang itu Ongkos gue untuk pulang. HAHA.
Tapi daripada kenapa - kenapa, yaudah lah ya. Keluar dari sana gue langsung Kabuuuurrrrrr!
-----------------------------------------------
Pengalaman gue yang lainnya. Hari ini 1 April 2019 gue dipanggil Interview di salah satu Perusahaan Instalasi Gas Medis yang Lokasi Kantor nya berada di Wilayah Ruko Cempaka Mas D1. Profile perusahaan sih jelas, bahkan terpampang banyak Feedback Positif dari Customer mengenai Pelayanan mereka. Okelah ya gue coba datang dengan menggunakan Moda Transportasi TransJakarta. Interview mulai pukul 8.55 WIB, dan gue sampai disana pukul 8.46 WIB.
Sesampainya disana gue langsung disambut oleh Karyawan Perusahaan tersebut dan disuruh naik ke Meeting Room. Pas gue buka pintunya, jengjeng! 16orang Jobseeker sudah datang terlebih dahulu daripada gue. "Ini mau Interview apa mau ngajak Demo ya?!" ,sontak gue langsung berfikir bahwa ini ada yang gak beres!!
Dipikir - pikir, kalau dari Profile Perusahaannya, gak ada masalah. hmm... Pasti ini dari Sistem Internal dan Perekrutannya nih!
Dan ternyata benar saja, Pihak memberi tahu kepada kami bahwa salah satu persyaratan menjadi Karyawan di Perusahaan tersebut adalah "Ijazah terakhir harus di Tahan!". Dalam artian apabila kita Resign dari Perusahaan tersebut dalam waktu yang tidak sesuai dengan kesepakatan Kontrak Kerja maka Ijazah kita tidak akan bisa kembali. Ya minimal harus memberikan Pinalti sebesar 50juta apabila Ijazah ingin kembali,
Yuhuuu~ Zonk lagi...............
Thats Why ya coy, kenapa gue bilang Jangan terlalu berbahagia apabila dapat Undangan Interview. Supaya meminimalisir kekecewaan aja karna gak sesuai dengan Ekspektasi kita.
Meskipun saat gue nulis Artikel ini, gue juga belum dapat Kerja, tapi inget aja bahwa Rezeki sudah diatur oleh Allah. Nah kerikil gini nih yang bikin Hidup kita jadi lebih seru karna berasa banget kan berjuangnya untuk mendapatkan suatu pekerjaan yang baik buat kita? :D
Semangat ya Guyzzz yang masih mencari kerja. Bagi yang sudah bekerja, jangan sampai kalian bekerja di Perusahaan seperti diatas ya Guyzzz. Ingat, itu Dosa. hehehehehhehehehhehee....
Dah dulu ya Guyzz. Semoga bermanfaat.^^
-Salam, mbuLanglang-
Komentar
Posting Komentar