Langsung ke konten utama

MANFAAT TAK TERBATASNYA INTERNET INDONESIA

        Sebelum kita bahas lebih lanjut mengenai "Manfaat Tak Terbatasnya Internet Indonesia", izinkan saya untuk mengajak teman - teman semua flashback sedikit ke Era Awal Mula Internet hadir di Indonesia.

        Pada tahun 1983, seorang akademisi dari Departemen Ilmu Komputer Universitas Indonesia melakukan koneksi Internet pertama di Indonesia. 5 tahun kemudian barulah IP (protokol internet) Indonesia yang pertama kali didaftarkan adalah UI-NETLAB (192.41.206/24) dari Universitas Indonesia pada tanggal 24 Juni 1988. Pada saat itu penggunaan internet masih terbatas, dan juga tidak banyak masyarakat Indonesia yang berminat menggunakan Internet

        Salah satu sumber menyebutkan bahwa sebanyak 204,7 Juta atau setara dengan 73,7% dari jumlah penduduk Indonesia menjadi pengguna Internet aktif dan tentu jumlah ini semakin bertambah dari tahun ke tahun. Indonesia sudah masuk kedalam Era Digitalisasi, dimana segala kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat banyak dilakukan secara daring atau online. Termasuk dalam sektor pendidikan.

        Jika Generasi Millenial dan Z banyak melakukan kegiatan belajar mengajar secara luring atau offline dan tidak pernah melakukan kegiatan secara daring atau online, Generasi Alpha justru kebalikannya. Awalnya kegiatan belajar mengajar online terpaksa diterapkan karena pandemi Corona Virus yang sulit untuk dikendalikan. Karena jaringan Internet Indonesia saat ini sudah banyak tersebar di hampir seluruh pelosok Indonesia, pemerintah menganjurkan, bahkan sempat mewajibkan agar kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan sistem Long Distance Learning, yang pada akhirnya harus dilakukan secara daring atau online untuk mencegah angka korban terus bertambah dari pandemi tersebut.

        Namun saya rasa 3 tahun sudah cukup kita melakukan kegiatan yang melibatkan "digital" karena dipaksa atau terpaksa situasi pandemi. Kini saatnya masyarakat Indonesia betul - betul masuk kedalam Era Digitalisasi seutuhnya.

        Jika buku adalah jendela dunia, maka Internet adalah pintu yang membuka jalan kita menuju dunia luar. Meskipun Indonesia kita saat ini masih masuk kedalam kategori negara berkembang, nama Indonesia sendiri sudah mulai diakui oleh banyak negara maju.

        Menurut data dari UNESCO Institute of Statistic, tahun 2022 ini sudah sebanyak 53.604 orang mahasiswa Indonesia yang berhasil melanjutkan pendidikan nya di negara maju seperti Amerika Serikat, Australia, Jerman, Korea Selatan, dll. Dan semuanya mencari informasi terkait kampus impian mereka melalui..? Internet dong!

        Ya.. Internet terasa seperti pintu ajaib  doraemon yang dapat mengkoneksikan kita dengan dunia lain secara cepat. Tidak hanya menyangkut pencarian informasinya saja, namun juga dari sisi persiapannya yang juga dibantu dengan adanya Internet. Saya pribadi sebagai masyarakat Indonesia yang aktif menggunakan Internet, merasakan manfaatnya yang begitu besar bagi hidup saya.
        Saat ini saya sedang aktif belajar Bahasa Korea guna keperluan persiapan mendaftar beasiswa S2 disana. Awalnya saya sama sekali terfikir untuk mencoba kesempatan ini karena sejak SD saya sangat membatasi jarak diri ini dengan hal - hal yang berbau Korea karena tidak mau kecanduan. Namun, informasi dan postingan tentang Beasiswa Pendidikan yang diberikan oleh Pemerintah Negri Gingseng itu terus berlalu lalang di laman sosial media saya, pada akhirnya membuat hati saya luluh, pertahanan saya selama 20tahun ini runtuh!! :"

        Positifnya.. Saat ini saya jadi menemukan kesempatan untuk menggali potensi yang ada didalam diri saya dalam belajar bahasa dan berkesempatan memenangkan kesempatan besar ini yang belum tentu semua orang akan dapatkan. Semua itu karena... Ya tentu Internet yang membuka jalan dan memperluas pola pikir kita yang awalnya sesempit Gang disudut jakarta menjadi seluas halaman Monumen Nasional. 

        Ah... Saya jadi ingin bercerita singkat tentang perjalanan belajar Bahasa Korea saya yang bermodalkan niat, Internet dan gawai sederhana saya.

        Maret 2021 saya mulai dengan belajar huruf 한글 (Hangeul) kemudian mempelajari beberapa tata bahasa 문법 (Munbeob) sambil menghafal kosakata dasar 단어 (Dano) dan yang terakhir latihan berbicara 말하기 (Malhagi). Semua materi yang saya pelajari berasal dari beberapa aplikasi di Google Play, juga dari buku Elektronik yang saya dapatkan secara gratis dari beberapa website. Hingga saat ini kegiatan tersebut masih saya lakukan, dan akan terus saya lakukan hingga saya sudah dapat lancar berbicara.
        Internet tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa saja, namun juga sangat besar manfaatnya untuk para siswa. Selain untuk melancarkan aktivitas belajar mengajar di sekolah, Internet juga dapat membantu teman - teman mengakses materi belajar untuk latihan dirumah lho! Karena saat ini banyak sekali aplikasi, website serta platform pendidikan yang dapat menjadi sarana pembelajaran kamu. 
        
        Oh iya, meskipun banyak sekali media yang dapat membantu kamu belajar jarak jauh, untuk urusan jaringan Internet yang dapat mendukung penuh kegiatan kamu ya cuma IndiHome dong!

        Indonesia Digital Home atau yang akrab disebut IndiHome ini merupakan salah satu produk layanan dari PT TelkomIndonesia berupa paket layanan komunikasi dan data seperti telepon rumah (voice), Internet dengan kecepatan tinggi dan menggunakan kabel Fyber Optic yang membantu menjaga kestabilan jaringan, serta layanan televisi interaktif (IPTV).

        Masyarakat Indonesia bagian mana yang tidak pernah tahu dan dengar kata IndiHome ? PT TelkomIndonesia menghadirkan jaringan Internet berkualitas dan berkecepatan tinggi ini hingga ke seluruh pelosok daerah di Indonesia agar seluruh masyarakat Indonesia merasakan Manfaat Internet secara utuh guna membantu melancarkan aktivitas tanpa batas. Jaringannya tersedia dari Sabang sampai Merauke lho..

        Dengan adanya IndiHome diseluruh pelosok Indonesia, tentu akan dapat membantu meningkatkan kualitas serta sistem pendidikan juga. Dengan terintegrasi nya seluruh sistem pendidikan kepada Internet, diharapkan agar pelajar dan mahasiswa Indonesia dapat mengakses materi pembelajarannya dimana saja dan kapan saja. Sehingga sistem pendidikan di Indonesia dapat mulai menerapkan sistem Internet of Things dan merasakan manfaat internet yang tak terbatas. 

        Mukai dari harga Rp. 275.000+ kamu sudah dapat merasakan manfaat Internetnya Indonesia secara langsung yang dapat mempermudah mengakses apapun dan kapanpun. Jangan khawatir, karena paket Internet dari IndiHome ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan kita dan sesuai kantong juga~

        So untuk kamu para pelajar Indonesia mari mulai rasakan manfaat tak terbatasnya internet Indonesia dengan jaringan Internet IndiHome. Karena hanya IndiHome si Internetnya Indonesia yang mampu membantu kalian mengharumkan nama baik keluarga dan Negara kita baik di kanca Nasional maupun Internasional. Dengan Internet, kita dapat menggali potensi, melihat kesempatan, dan berusaha tanpa kenal batas.

Selamat Berjuang!^^
-Salam Capucinus-

@IndiHome #InternetnyaIndonesia #AktivitasTanpaBatas #IndiHomeBlogCompetition 2022

       

Komentar

Postingan populer dari blog ini

A Memories about -Desa Sibalaya Utara-

"Yuk kita bagi Tugas. Kalian pada mau ber-Tugas dimana?" tanya Pak Ari. "Saya mau di Sibalaya aja Pak!"  -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Team Trauma Healing Dari 15 Orang yang tergabung dalam Team ini, 8 orang (termasuk saya) bertugas di  Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.  Entah mengapa saat ditanya ingin pergi ke Daerah mana, saya langsung memilih Sibalaya. Dengar nama Desanya saja belum, apalagi datang langsung? hmm. Singkat cerita, Desa Sibalaya Utara ini merupakan salah satu Desa di Kabupaten Sigi yang terkena dampak dari Bencana Alam yang terjadi di Sulawesi Tengah pada tanggal 28 September 2018 lalu. Gempa bumi, Likuifaksi, Tanah Longsor, dan Tanah Bergeser. Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, Sulawesi Utara. Rumah - rumah Warga, Fasilitas umum, tempat ibadah hingga salah satu SD...

Yang muda menjadi roda

Hai kawan – kawan. Kita adalah Generasi Muda penerus bangsa. Kalian tau? Banyak sekali generasi tua yang menaruh harap kepada kita untuk meneruskan perjuangannya. Salah satu nya Bapak HattaRajasa dalam membangun perekonomian di Indonesia.  Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk membantu bapak HattaRajasa dalam membangun   Perekonomian Bangsa. Dimulai dari hal kecil seperti tidak memiliki keseharian yang boros atau pun sering menghambur-hamburkan uang untuk berfoya – foya.   Pernah kah kalian berfikir bahwa uang yang seharusnya kalian tidak hambur – hamburkan dapat bermanfaat bagi orang lain kelak? Dengan membudidayakan hidup hemat kita dapat membantu Perekonomian kita agar jauh dari krisismoneter, karena kita masih memiliki tabungan yang nantinya akan membantu kita kelak nanti. Mencintai dan memakai produk dalam negri pun kita juga sudah membantu pemerintah dalam pembangunan perkonomian Indonesia. Di Indonesia, pemakaian p...

kehangatan malam terakhir

didalam dinginnya ranu kumbolo . kami dapat membuat suatu kehangatan ditengah - tengah keramaian angin yang berhembus.. suasana dingin sekejap menjadi hangat.. rasa kantuk menjadi hilang.. suasana yang tak pernah kudapatkan di kota membuat diriku tak ingin tertingal suasana itu .. tawa ,canda menyelimuti kami didalam kedinginan yang sekejap membuat kami menjadi hangat .. #malam terakhir kami di ranu kumbolo ..